Dilansirdari Encyclopedia Britannica, perhatikan paragraf rumpang di bawah ini! apa yang ada di dalam benak anda. mendengar kata tikus tiap orang punya jawaban sendiri,. sebagian besar bisa dikatakan akan mengaitkannya. penyakit dan kotoran. konjungsi yang tepat untuk melengkapi kata yang rumpang pada teks adalah jika Pemerinciandalam kalimat yang belum lengkap dipakai tanda koma di antara unsur-unsur dalam pemerincian yang kemudian diikuti oleh tanda titik. Perbaikan dari kesalahan tersebut dapat dilihat berikut ini. Fasilitas yang ada di MAN 4 Banjar adalah. kantin, lapangan, musala, aula, ruang UKS/PMR, laboratorium bahasa, laboratorium IPA, laboratorium Perhatikancontoh soal konjungsi dan jawabannya berikut ini! Dari pilihan kata hubung di bawah ini, kata hubung antarkalimat yang paling tepat adalah biarpun begitu; setelah; jikalau; tetapi; Jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas adalah a (biarpun begitu). Konjungsi biarpun begitu digunakan untuk menghubungkan suatu kalimat dengan kalimat sebelumnya. Dibawah ini yang termasuk tujuan konsumsi adalah. a. melakukan usaha. b. mengurangi pengangguran. c. memanfaatkan hasil produksi. d. memenuhi kebutuhan hidup. e. menghabiskan atau mengurangi nilai barang dan jasa. Pilih jawaban kamu: Yangpertama adalah konjungsi temporal sederajat. Sedangkan yang kedua adalah konjungsi temporal yang tidak sederajat. 2.) Konjungsi Perbandingan. Konjungsi ini digunakan untuk menghubungkan 2 hal dengan membandingkan keduannya. Biasanya konjungsi ini akan menggunakan kata kata seperti : ibarat, bagai, umpana dan lainnya. 3.) Konjungsi Sebab (kausal) MxgzX. ï»żDalam artikel ini akan dijelaskan tentang pengertian, jenis, dan contoh dari konjungsi antarkalimat. — Kamu pastinya sudah nggak asing dong sama yang namanya konjungsi. Itu lho penghubung. Nah yang akan kita pelajari dalam artikel ini ialah pengertian dan jenis-jenis konjungsi antarkalimat. A. Pengertian Konjungsi Antarkalimat Kamu bisa membayangkan kalau konjungsi itu seperti rel yang menghubungkan satu stasiun dengan stasiun lainnya. Bedanya, kalau rel itu dari besi baja kalau konjungsi itu dari kata. Lalu apa sih pengertian konjungsi antarkalimat? Konjungsi antarkalimat merupakan konjungsi atau kata sambung yang menghubungkan antara kalimat satu dengan kalimat lain. Oleh karena itu, konjungsi ini selalu memulai kalimat baru. B. Jenis-jenis Konjungsi Antarkalimat 1. Konjungsi yang Menyatakan Pertentangan dalam Gagasan Contoh katanya, biarpun demikian/begitu, sekalipun demikian/begitu, walaupun demikian/begitu, dan meskipun demikian/begitu. Contohnya dalam kalimat “Kami kurang setuju dengan usulan dia. Biarpun begitu kami tetap menghargainya”. 2. Konjungsi yang Menyatakan Lanjutan dari Peristiwa Contoh katanya seperti, sesudah itu, setelah itu, dan selanjutnya. Contohnya dalam kalimat, “Kami akan memulai perjalanan ini dengan berjalan ini dengan berjalan kaki, sesudah itu, kami akan beristirahat di rumah penduduk”. 3. Konjungsi yang Menyatakan Kebalikan dari yang Dinyatakan Sebelumnya Contoh katanya, sebaliknya. Contohnya dalam kalimat, “Kita jangan terus menebang pohon-pohon di hutan ini. Sebaliknya, kita harus menanam pohon baru”. 4. Konjungsi yang Menyatakan Keadaan yang Sebenarnya Contoh katanya sesungguhnya dan bahwasannya. Contohnya dalam kalimat “Kita dilanda banjir besar tahun ini. Sesungguhnya, bencana ini telah kita ramalkan tahun kemarin”. 5. Konjungsi yang Menguatkan Keadaan yang Dinyatakan Sebelumnya Contoh katanya, malahan dan bahkan. Contohnya “Rumah-rumah di Kalimantan kebanyakan didirikan di tepi sungai. Bahkan, ada kampung di tengah laut yang dangkal”. Baca Juga 5 Poin dalam Penyampaian Gagasan dan Tanggapan dalam Diskusi 6. Konjungsi yang Menyatakan Pertentangan dengan Keadaan Sebelumnya Contoh katanya, namun dan akan tetapi. Contoh kalimatnya, “Keadaannya memang sudah aman. Akan tetapi, kita tetap harus waspada”. 7. Konjungsi yang Menyatakan Konsekuensi Contoh katanya, dengan demikian. Contoh dalam kalimat “Kamu telah setuju dengan persyaratan ini. Dengan demikian, kamu pun harus menanggung semua risikonya”. 8. Konjungsi yang Menyatakan Akibat Contoh katanya, oleh karena itu dan oleh sebab itu. Contoh dalam kalimat “Kami sudah melarang mereka berburu di hutan, tetapi mereka tetap nekat. Oleh karena itu, biar mereka rasakan sendiri akibatnya”. 9. Konjungsi yang menyatakan kejadian yang mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya Contoh katanya, sebelum itu. Contoh dalam kalimat, “Polisi hutan menangkap dua pemburu liar. Sebelum itu, mereka menangkap lima orang pemburu liar. Itu tadi pembahasan mengenai pengertian, jenis, dan contoh konjungsi antarkalimat. Mau lebih dalam lagi membahas tentang materi ini? Tenang. Bisa kamu dapetin kok, malah dijelasin langsung dengan video belajar beranimasi yang keren banget. Yuk biar makin paham materi ini, gabung sekarang di ruangbelajar ya. Artikel diperbarui 22 April 2021 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, konjungsi merupakan suatu kata atau ungkapan yang menghubungkan berbagai frasa, klausa, dan kalimat. Konjungsi sendiri mempunyai sejumlah jenis, di mana salah satu diantara jenis-jenis konjungsi tersebut adalah konjungsi antarkalimat. Konjungsi ini merupakan kata atau ungkapan yang menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya. Konjungsi ini mempunyai beberapa bentuk, di mana bentuk-bentuk tersebut akan disebutkan dan diberi contohnya dalam bentuk kalimat. Adapun konjungsi antarkalimat beserta contohnya adalah sebagai berikut. 1. Dengan demikian, akibatnya Konjungsi di atas digunakan untuk menyambungkan dua kalimat yang membentuk makna konsekuensi atau akibat. Adapun contoh dari konjungsi di atas adalah sebagai berikut. Mengkonsumsi mi instan secara berlebihan bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Dengan demikian, mengurangi konsumsi mi instan pun wajib dilakukan. Orang tua itu selalu saja memarahi anak-anaknya. Akibatnya, anak-anaknya pun menjadi takut dan tidak suka pada mereka. 2. Sebaliknya, berbeda dengan Konjungsi ini bermakna kebalikan, dan membuat dua kalimat yang dihubungkan oleh konjungsi ini menjadi dua kalimat yang saling bertentangan. Untuk lebih jelasnya, perhatikan dua contoh kalimat di bawah ini Andi sangat menyukai masakan pedas. Sebaliknya, Anita sangat membenci makanan pedas. Yola adalah anak gadis yang pendiam, berbeda dengan kakak perempuannya yang sangat hiperaktif. 3. Kemudian, selanjutnya, setelah itu Konjungsi di atas bermakna keadaan setelahnya. Adpun contoh-contoh konjungsi ini adalah sebagai berikut Hari ini, Andi akan mengikuti les piano. Setelah itu, dia akan mampir ke rumah temannya untuk mengerjakan tugas sekolah bersama-sama. Sebelum dimasak, telur harus dicuci dulu dengan air bersih. Kemudian, telur baru bisa dimasak. Pertama-tama, siapkan alat dan bahan untuk memasak. Selanjutnya, alat dan bahan itu dicuci dengan air bersih agar lebih higienis saat digunakan untuk memasak. 4. Sebenarnya, sesungguhnya, bahwasanya Konjungsi di atas bermakna atau menerangkan sesuatu yang sebenarnya, baik itu benda maupun peristiwa. Adapun contoh-contoh dari konjungsi ini adalah sebagai berikut Dari luar, dia memang tampak tidak acuh. Tapi, sebenarnya dia adalah orang yang sangat peduliakan lingkungan sekitarnya. Aku hanya ingin memberitahumu, bahwa sesungguhnya berita yang kau dengar itu adalah berita palsu. Kami selaku penyelenggara dengan ini menyatakan, bahwasanya acara seminar yang mestinya diadakan hari ini, diundur menjadi esok hari. 5. Malahan, bahkan, tak hanya itu Kebalikan dari konjungsi sebelumnya, konjungsi ini justru mempunyai makna keadaan sebelumnya. Adapun contoh konjungsi ini adalah sebagai berikut Kabar burung tersebut tak hanya menyebar di kampung ini. Malahan, kampung sebelah pun sudah tahu tentang kabar burung tersebut. Tak hanya penonton umum saja, bahkan Presiden Jokowi pun turut hadir menyaksikan pertandingan timnas hari ini. Ani berhasil menamatkan jenjang S1-nya selama 3,5 tahun. Tak hanya itu, dia juga mendapat IPK 3,75 dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik di universitas. 6. Akan tetapi, sayangnya, namun Konjungsi di atas bermakna mempertentangkan keadaan sebelumnya. Misalnya Sebetulnya, kami ingin berkemah ke perbukitan. Akan tetapi, hal itu tidak jadi dilakukan karena cuaca yang akhir-akhir ini tidak mendukung. Tim futsal sekolah kami sudah bermain semaksimal mungkin. Sayangnya, keberuntungan sedang tidak tidak berpihak kepada kami. Upacara bendera seyogyanya dilaksanakan pada pagi ini. Namun, hal itu tidak terlaksana karena hujan deras yang mengguyur sepanjang pagi ini. 7. Biarpun begitu, meskipun demikian, walaupun demikian Konjungsi ini mempunyai makna kesedian. Adapun contoh konjungsi ini adalah sebagai berikut Perkuliahan kali ini hanya diikuti oleh 5 mahasiswa saja. Biarpun begitu, Pak Sofyan selaku dosen pengampu tetap melaksanakan kegiatan perkuliahan. Hujan deras membasahi lapangan saat pertandingan kedua tim berlangsung. Meskipun demikian, kedua tim sama-sama sepakat untuk tetap melanjutkan pertandingan. Randi tidak dapat berkuliah tahun ini karena masalah biaya. Walaupun demikian, niatnya untuk dapat berkuliah masih dia simpan di dalam hati. Demikianlah pemaparan terkait konjungsi antarkalimat beserta contohnya. Jika pembaca ingin melihat contoh konjungsi antar kalimat serta pembahasan seputar konjungsi lainnya, pembaca bisa membuka artikel buatlah contoh konjungsi antarkalimat, kalimat konjungsi subordinatif dan contohnya, konjungsi korelatif, sebutkan macam-macam konjungsi subordinatif, serta berikan contoh kalimat konjungsi perbandingan. Terima kasih. ciri, jenis, kata, makna, pengertian, penggunaan, penulisan ← Previous Next → - Pentingnya Anda memahami takaran pemakaian sunscreen untuk kulit yang benar. Pemakaian produk skincare perlu ditakar agar tidak kelebihan atau kekurangan, termasuk sunscreen. Sunscreen memiliki fungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat merusak kulit. Jika masih bingung dengan pemakaian produk sunscreen, berikut takaran pemakaian sunscreen untuk kulit dengan benar. Mengutip dari simak penjelasannya di bawah ini. 1. Dua Ruas Jari untuk Wajah dan Leher Takaran sunscreen pada kulit yaitu dua ruas jari untuk wajah dan leher. Saat memakai sunscreen, Anda membutuhkannya lebih banyak dari produk lain supaya memiliki perlindungan UV yang optimal pada wajah dan leher. Para dermatologis menyarankan untuk menggunakan setidaknya dua ruas jari sunscreen untuk area wajah, leher, dan belakang telinga. Walaupun memang awalnya akan terasa tebal dan berat pada kulit. Namun dengan memilih sunscreen yang tepat dan memiliki formula ringan, penggunaan sunscreen sebanyak dua ruas jari tidak akan mengganggu kenyamanan Anda. Oleh karena itu, pilihlah sunscreen dengan tekstur ringan dan tidak terasa berminyak di kulit. Baca Juga 5 Manfaat Jeruk Lemon untuk Wajah, Mengatasi Flek Hitam 2. Takaran Sendok untuk Bagian Tubuh Lainnya Selanjutnya, takaran sendok untuk bagian tubuh lainnya. Mendapatkan takaran sunscreen yang tepat untuk melindungi anggota tubuh seperti lengan, kaki, dan punggung, Anda bisa menggunakan bantuan sendok teh. Berikut penjelasannya, yaitu Untuk area punggung, gunakan sunscreen sebanyak satu sendok teh. Untuk area kaki, gunakan sunscreen sebanyak satu hingga dua sendok teh. Untuk area lengan, gunakan sunscreen sebanyak satu sendok teh. Ketika sudah terbiasa dan mengetahui takaran yang tepat, Anda cukup menuangkan sunscreen tanpa bantuan sendok teh. Tetap pastikan seluruh kulit dilapisi dengan sunscreen sehingga tidak ada area yang terpapar oleh sinar UV tanpa perlindungan yang optimal. Jadi, itulah takaran pemakaian susncreen untuk kulit yang benar. Lindungi kulit dari paparan sinar matahari, yuk! Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News - Inilah beberapa penyakit yang rentan terjadi pada bayi di tahun pertama yang perlu diketahui Moms. Penyakit pada bayi terjadi akibat daya tahan tubuh dan organnya belum sempurna. Penyakit ini bisa menyerang semua bagian tubuh pada bayi. Selama setahun pertama, orang tua akan banyak belajar tentang cara si kecil berkomunikasi. Dengan memahami perbedaan tangisan, orang tua akan memahami saat bayi sakit atau sehat. Untuk meningkatkan kewaspadaan Anda, yuk ketahui penyakit-penyakit yang rentan terjadi pada bayi baru lahir. Dirangkum dari webiste Mother and Baby dan Healthline, inilah beberapa penyakit yang renan terjadi pada bayi di tahun pertama, antara lain Baca Juga Obat Amlodipine untuk Hipertensi, Ini Manfaat dan Aturan Minumnya 1. Selesma atau pilek Penyakit yang rentan terjadi pada bayi di tahun pertama adalah salesma dan pilek. Infeksi virus dituding sebagai penyebab utama pilek sebagai penyakit pada bayi yang membuat selaput hidung dan saluran pernapasan memproduksi lendir. Bayi akan mengalami demam sebagai salah satu gejalanya. Kadang sulit bernapas, batuk, napas tersengal-sengal, dan pola makan atau tidur terganggu. 2. Ruam popok Ruam popok atau diaper rash adalah kondisi kulit bayi di area pemakaian popok yang terlihat memerah, panas, gatal, dan bengkak. Beberapa penyebab ruam popok adalah jarang mengganti popok hingga mengiritasi kulit, popok terlalu ketat, dan adanya infeksi bakteri dan jamur. 3. Penyakit kuning Sakit kuning biasanya akan membuat kulit dan mata Si Kecil menjadi kuning. Penyakit ini sebetulnya tak berbahaya, namun Anda tetap perlu bahaya bila hal ini terjadi dalam waktu yang lama. Penyebab penyakit kuning adalah meningkatnya zat bilirubin, yakni pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin di hati, dalam darah. Dimana Kondisi tersebut bisa disebabkan karena kurangnya asupan ASI, gangguan fungsi hati, atau kekurangan enzim G6PD. 4. Sulit buang air besar Setelah bayi mengonsumsi makanan padat, penyakit bayi yang umum terjadi adalah sulit buang air besar. Feses yang keras akan terasa sakit saat ingin dikeluarkan. Akibatnya, bayi jadi enggan toilet training. Jika bayi tidak BAB, maka tinja akan semakin keras karena air diserap oleh dinding usus. Kesulitan BAB ini dapat disebabkan nyeri karena tinja keras, kurang cairan, dan trauma, misalnya di toilet ada kecoa yang membuat mereka takut. Baca Juga Menurunkan Berat Badan, Ini 5 Manfaat Rutin Mengonsumsi Minyak Ikan bagi Kesehatan 5. Muntah Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia IDAI, gumoh merupakan keluarnya sebagian susu saat atau setelah bayi menyusu. Gumoh normal terjadi sampai bayi berusia 1 tahun. Volume susu yang mengalir keluar dari mulut bervariasi, umumnya 1-2 sendok makan. Penyakit pada bayi umumnya ditemukan pada bayi baru lahir hingga usia 3 bulan. Penyakit ini umumnya terjadi akibat perkembangan organ maupun daya tahan tubuh yang belum sempurna. Jika Anda melihat bayi mengalami tanda-tanda penyakit seperti di atas, konsultasi lebih lanjut ke dokter anak agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. Itulah beberapa penyakit yang rentan terjadi pada bayi di tahun pertama yang perlu diketahui Moms. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan contoh soal menggunakan konjungsi yang tepat dalam teks dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan dalam ujian nasional bahasa Indonesia kelas 9 tahun 2020. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik khususnya anak didik kelas 9 dalam mencari referensi tentang contoh soal menggunakan konjungsi yang tepat dalam teks dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan dalam ujian nasional bahasa Indonesia. Dan harapannya, apa yang admin bagikan kali ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami contoh soal menggunakan konjungsi yang tepat dalam teks dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan dalam ujian nasional bahasa Indonesia. Ringkasan Materi UN 2019/2020 Konjungsi adalah kata atau ungkapan yang berfungsi sebagai penghubung intrakalimat, antarkalimat, atau antarparagraf. Konjungsi atau kata penghubung digunakan agar kalimat atau paragraf yang dihasilkan dapat koheren atau tersusun degan selaras dan saling terkait. Untuk lebih jelasnya silakan kalian simak penjelasan tentang penghubung intrakalimat, antarkalimat, atau antarparagraf di bawah ini. Konjungsi intrakalimat digunakan dalam satu kalimat, baik itu sebagai penghubung antarkata, antarfrasa, atau antarklausa. Contohnya dan, jika, agar, sedangkan, maka, atau, ketika, dan sehingga. Konjungsi antarkalimat digunakan untuk menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat sebelum atau susudahnya dalam dalam satu paragraf. Contohnya, namun, sementara itu, akan tetapi, meskipun demikian, selain itu, dan oleh karena itu. Konjungsi antarparagraf digunakan untuk menghubungkan paragraf yang satu dengan paragraf sebelum atau sesudahnya. Konjungsi antarparagraf pada umumnya terletak pada awal paragraf. Contohnya adapun, terlebih lagi, di samping, dan berdasarkan. Contoh Soal UN 2019/2020 Di bawah ini adalah beberapa contoh soal menggunakan konjungsi yang tepat dalam teks dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan dalam ujian nasional bahasa Indonesia. Adapun contoh soal tersebut adalah sebagai berikut. 1. Bacalah kalimat berikut! Kita bisa melakukan pengamatan dengan cara mendengarkan informasi [...] radio, memirsa televisi, atau membaca buku dan koran. Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah .... A. oleh B. melalui C. sebagai D. dari Pembahasan Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah dari. Kata yang dibutuhkan pada kalimat tersebut adalah kata hubung yang menunjukkan asal sesuatu. 2. Bacalah kalimat berikut! Internet dapat digunakan [...] sarana pendukung pembelajaran untuk guru maupun siswa. Kata hubung yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah .... A. sebagai B. menjadi C. karena D. sehingga Pembahasan Kata hubung yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah sebagai. Kalimat tersebut menjelaskan fungsi dari internet sehingga membutuhkan kata hubung yang menyatakan makna untuk. 3. Perhatikan kalimat berikut! Ade bertubuh besar, [....] Adi bertubuh kecil. Konjungsi yang tepat mengisi bagian rumpang dalam kalimat tersebut adalah .... A. Meskipun B. walaupun C. sedangkan D. tetapi Pembahasan Konjungsi yang tepat mengisi bagian rumpang dalam kalimat tersebut adalah sedangkan. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C. 4. Perhatikan paragraf berikut! Gili Trawangan menawarkan suasana pantai yang menyenangkan. Suasana pantai tersebut menarik minat wisatawan mancanegara untuk berlibur di Gili Trawangan. Wisatawan asing yang datang ke Gili Trawangan datang dari Australia, Amerika, [....] Eropa. Konjungsi tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah .... A. dan B. atau C. tetapi D. sedangkan Pembahasan Konjungsi tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah dan. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A. 5. Perhatikan kalimat berikut! Linda anak yang pintar, .... Dona kurang pintar. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut di atas adalah .... A. karena B. tetapi C. sebab D. dan Pembahasan Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut di atas adalah tetapi. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B. 6. Bacalah kutipan teks berikut! Semula Anton tergolong remaja yang sehat. Namun, tanpa diduga, suatu hari nyamuk Aedes aegypti menggitnya entah di mana dan kapan. [....], dia terkena penyakit demam berdarah dan harus berbaring tanpa daya di tempat tidur barhari-hari. Konjungsi tepat untuk mengisi bagian rumpang teks tersebut adalah .... A. sedangkan B. oleh sebab itu C. akibatnya D. jadi Pembahasan Konjungsi tepat untuk mengisi bagian rumpang teks tersebut adalah akibatnya. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C. 7. Bacalah teks berikut! Di Surabaya, Jakarta [....] di kota-kota yang lain, ada orang-orang [....] semangat serupa yang gigih mengampanyekan pentingnya membaca. Tanpa dibayar, karena meski keluar uang [....] membeli buku dan ongkos ini itu, mereka dengan keras kepala mengantarkan buku-buku untuk siapa pun yang mau membaca. Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf tersebut adalah .... A. dan, dengan , bahwa B. dan, dengan, kepada C. dan, bahwa, untuk D. dan, dengan, untuk Pembahasan Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang paragraf tersebut adalah dan, dengan, untuk. Jadi, pilihan jawaban yang paling tepat adalah D. 8. Perhatikan kalimat berikut! Ida tidak membawa payung [....] hujan turun sangat deras. Konjungsi yang tepat untuk mengisi bagian rumpang dalam kalimat tersebut adalah .... A. tetapi B. padahal C. melainkan D. sedangkan Pembahasan Konjungsi yang tepat untuk mengisi bagian rumpang dalam kalimat tersebut adalah padahal. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B. 9. Perhatikan paragraf berikut! Atraksi adu kuda merupakan warisan dari Kerajaan Muna. Dahulu atraksi tersebut ditampilkan pada saat ada tamu dari luar kerajaan. Walaupun Kerajaan Muna sudah runtuh, atraksi ini tetap berkembang [....], atraksi ini telah menjadi objek wisata unggulan masyarakat Muna. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah .... A. bahkan B. sebaliknya C. kemudian D. sesungguhnya Pembahasan Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah bahkan. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A. 10. Perhatikan kalimat rumpang berikut! Buah tomat mengandung vitamin A [....] vitamin C yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Konjungsi yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang tersebut adalah .... A. dan B. atau C. apalagi D. hingga Pembahasan Konjungsi yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang tersebut adalah dan. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A. 11. Perhatikan kalimat rumpang berikut! Renovasi sekolah di Kecematan Gading Cempaka sudah dilaksanakan dengan baik [....] masyarakat puas terhadap kinerja pemerintah daerah. Konjungsi yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang tersebut adalah .... A. sebab B. supaya C. karena D. sehingga Pembahasan Konjungsi yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang tersebut adalah sehingga. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D. Buka Soal Lainnya di Link Berikut! Menentukan alasan penggunaan ejaan dan tanda baca Memperbaiki kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca Menggunakan ejaan dan tanda baca pada teks Menunjukkan kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca Menentukan alasan kesalahan penggunaan istilah, kata, kalimat, dan ketidakpaduan paragraf Memperbaiki kesalahan penggunaan istilah, kata, kalimat, dan ketidakpaduan paragraf Menggunakan konjungsi yang tepat dalam kalimat Menggunakan kata bentukan Menunjukkan kesalahan penggunaan kata dan kalimat Mengubah teks kebentuk lain Menulis dengan ilustrasi tertentu Memvariasikan kata dan kalimat sesuai konteks Melengkapi paragraf atau bagian teks Menyusun urutan kalimat berbagai jenis teks Melengkapi kalimat dengan istilah/kata Mengomentasi unsur intrinsik karya sastra Menunjukkan bukti latar dan watak Mengomentari isi teks Menyimpulkan isi teks Menentukan ide pokok teks Perbandingan pola pengembangan dan penggunaan bahasa cerpen dan fabel Simpulan sebab/akibat dalam cerpen dan fabel Simpulan makna simbol dalam cerpen dan fabel Bagian cerpen/fabel dan isi tersirat dalam cerpen/fabel Perbandingan penggunaan bahasa dan pola penyajian beberapa teks Makna kata dan makna tersurat dalam cerpen dan fabel Keunggulan/kelemahan karya sastra dan nonsastra Ringkasan isi teks Penggunaan bahasa dan pola penyajian jenis teks Rangkuman/ringkasan isi teks Simpulan pendapat pro dan kontra Gagasan utama, kalimat utama, dan simpulan teks Menentukan bagian teks Menentukan informasi tersurat teks Menentukan makna kata/kalimat dalam teks Buka Soal Online di Link Berikut!

pemakaian konjungsi di bawah ini yang tepat adalah